Peter drucker memandang hal yang sama bahwa manajemen yang efektif menjadi
semberdaya utama pengembangan Negara berkembang dan sumberdaya yang paling
diperlukan dalam pengembangan organisasi yang lain.dengan kata lain bahwa kita
negeri kita benar-benar memerlukan manejer-manejer atau pemimpin yang
baik.
Selain kepentinan manajemen dalam hidup bermasyarakat,secara umum atau
menyeluruh manajemen adalah hal vita bagi individu-individu yang secara
sederhana karena memperoleh kehidupan melalui keberadaan para manajer. Para
manajer berasal dari berbagai disiplin ilmu yang dari tahun ke tahun
peningkatan permintaan pada manajer bervariasi. Selanjutnya, posisi
manajerial dapat menghasilkan pendapatan atu status yang
tinggi,pertumbuhan pribadi, dan sebagainya.
Dari uraian yang diatas maka dapat di pahami bahwa keberadaan manajemen
dalam kehidupan ini sangatlah penting. Tidak berlebihan kiranya apabila
dikatakan bahwah tanpa manajemen ,maka kita akan menghadapi kesulitan dalam
mencapai tujuan secara efektif dan efisien.Dengan demikian beberapa
hal dibawah ini merupakan alas an pentingnya manajemen.
Perusahaan mendirikan sebuah perusaan karna mempunyai tujuan yang ingin di
capai sebab tujuan merupakan totik tolak bagi segala pemikiran dalam perusahaan
dan tujuannya juga memberikan arah bagi kegiatan dan cara untuk mengukur
efektivitas kegiatan perusahaan.
Seiring dikatakan bahwa tjuan perusahaan pada umumnya ialah untuk
memuasakan kebutahan konsumen dan nilai-nilai tertentu.sebetelnya pertimbangan
terakhir mengenai barang atau jasa apa yang harus dibuat oleh perusahaan
adalh terletak pada konsumen.konsumen akan memberikan pertimbangan
mengenai seberapa jauh kebutuhannya telah dapat di penuhi
dengan pembelian barang dan jasa tersebut.di asumsikan bahwa konsumen
dapat di penuhi dengan pembelian barang dan jasa tersebut.diasumsikan bahwa
konsumen dapat bertindak rasional menganalisis kebutuhannya, menentukan
persyaratan dalam pemuasan kebutuhan penilaian kemampuan barang dan
jasa tersebut untuk memenuhi kebutuhan serta mampu untuk memperkirakan
nilai kepuasan tersebut disbanding dengan harga atau biaya barang dan
jasa itu.
Pada dasarnya hakekat manajemen di harapkan dapat bermaanfaat untuk :
1.
Kepentingan umum
Keberadaan manajemen akan terjamin tercapai kepentingan umum mengingat
manajemen bepangkal pada kerja sama antara semua unit organisasi termasuk
oaring-orang yang di dalamnya. Manajemen memperjuangkan kepentingan semua pihak
yang ada dalam organisasi.
2.
Tujuan organisasi
Manajemen diperlakukan daam organisasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi
atau dengan kata lain manajemen berorintasi pada tujuan. Keadaan ini menunjukan
bahwa dalam pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien sangat
tertentu oleh manajemen.
3.
Arahan bagi pemimpin.
Manajemen dapat dipastikan sangat membantupemimpin organisasi dalam menentukan
kerja sama yang harus di bangun dalam organisasi yang dipimpinya atau melubihi
kebijakan-kebijakan untuk meraih tujuan yang di inginkan.
4.
Factor dasar.
Setiap organisasi mempunyai sumber daya-sumber daya yang memiliki untuk
mencapai tujuan yang dikenal dengan factor. Manajemen merupakan salah satu
factor dasar tersebut dengan demikian merupakan suatu yang mendasari semua
kegiatan organisasi.
PENTINGNYA MEMPELAJARI MANAJEMEN
Pemaparan tentang sisi pemahaman terhadap manajemen seperti telah di uraikan
pada uraian sebelumnya menunjukan bahwa bagi orang-orang yang terjun dalam
organisasi formal dan informal kiranya perlu ntuk mengkaji dan mempelajari
manajemen hal tersebut akan mendukung bagi perkembangan ilmu manajemen sebagai
ungkapan para ahli tentang perluny mempelajari manajemen.
Manajemen bagimana pun sangat di perlakukan oleh semua organisasi karena tanpa
keberadaanya (manajemen) semua akan sia-sia dan menjadi kendala bagi
tercapainya tujuan organisasi
Untuk itu setidaknya terdapat tiga alasan
mengapa mempelajari manajemen yaitu :
1. Untuk mencapai tujuan
Manajemen di perlukan untuk
mencapai tujuan organisasi yang sekaligus tujuan pribadi anggota organisasi
2.
Untuk
menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan.
Dalam hal
ini manajemen diperlukan untuk menjaga keseimbangan di antara
tujuan-tujuan,sasaran-sasaran,dan kegiatan-kegiatanyang saling bertentangan dengan
pihak yang berkepentingan
3.
Untuk
mencapai efisiensi dan efiktifitas
Suatu hal
kerja dapat di ukur dengan banyak cara yang berbeda.semua itu di lakukan dalam
rangka mencapai efisiensi dan efetivitas.
Stoner
mengekemukakan pada tahun (1996) ada tiga
mengapa memeplajari manajemen yaitu sebagai berikut:
1.
Organisasi memberikan kontribusi pada standar kehidupan umat manusia di dunia dimasa kini
2.
Organisasi membangun
masa depan yang ebih baik dalam membantu individu-individu untuk
melakukan hal yang sama.
3.
Organisasi membantu
menghubungkan manusia dengan masa lalunya. Organisasi dapat dipandang
sebagai pola hubngan manusia.
Gibson
mengemukakan pada tahun (1997)ada dua
alasa mengapa kita mempelajari manajemen yaitu sebagai berikut :
1.
Masyarakat tergantung pada spesialisasi berbagai
lembaga dan organisasi untuk menyedikan barang-barang dan jasa-jasa yang
diinginkan
2.
Individu yang tidak sebagai manajer sering
menemukan dirinya dalam posisi manajerial
Robbin juga mengemukakan pendapatnya
mengapa manajemen itu perlu di pelajari yang dikemukakan pada tahun 1999 yaitu
sebagai berikut :
1.
Setiap orang mempunyai kepentingan yang
mendalam untuk mampu memperbaiki cara-cara pengolahan organisasi
2.
Sebagian besar setelah lulus perguruan tinggi
kita mulai karier dengan mengelolah atau juga di kelola.
Dari uraian di atas maki semakin jelas bahwa pemahaman terhadap
manajemen semakin hari semakin di perlukan dalam rangka pencapaian
efisiensi dan efektivitas.
Tujuan perusahaan dapat di golongkan
sebagai berikut:
1. Tujuan pelayanan primer (tujuan
organisatoris dan operasional)
2. Tujuan pelayanan kolateral (tujuan pribadi dan social)
3.Ttujuan pelayanan sekunder
1. Tujuan pelayanan primer
Disini dapat dikatakan bahwa tujuan primer dari suatu perusahaan adalah
pembuatan barang dan jasa yang dijual untuk memenuhi konsemen.jadi tujuan
primer iyalah lebih dipengaruhi oleh konsumen atau pasar yang dilayani oleh
peruahaan yang bersangkutan.
Tujuan pelayanan primer ini dapat dikaji dari sudut bagian organisasi seperti
:devisa,bagian atau seksi yang sering disebut unit
organisasi.masing-masing unit itu akan memberikan sumbangan dalam
mencapai tujuan perusahaan.
Tujuan organisasitor adalah nilai-nilai yang harus disumbangkan masing-masing
atau kelompok individu yang berada pada bagian yang bersangkutan .
sedangkan tujuan oprasional merupakan nilai-nilai yang disumbangkan
oleh masing-masing tahap dalam satu unit produser kerja secara
keseluruhan.
2. Tinjauan pelayanan kolataral.
Dalam perusahaan besar hubungan antara masing-masing pihak menjadi semakin
jauh, sedangkan masing-masing pihak mempunyai tujuan sendiri-sendiri. Maka
perlu di ketahui perbedaan antara tujuan primer perusahaan dengan
tujuan individu atau kelompok yang bias disebut kolateral.hal ini karena
tujuan kolateral akan tercapai apabila tujuan primer dapt di penihi
terlebih dahulu.
Tujuan kolateral debedakan dalam tujuan pribadi dan tujuan social.tujuan
kolateral pribadi adalah nilai-nilai yang ingin dacapai oleh individu atau
kelompok individu dalam perusahaan , sedangkan tujuan kolateral social
adalah nilai-nilai ekonomi yang lebih luas/umum yang diperukan bagi
kesejahtraan masyarakat yang dapat secara lansung dari kegiatan perusahaan
Tujuan kolataral pribadi dapat di ketahui dari tujuan ekonomi
masing-masinggolongan yang ada hubungannya dengan perusahaan.
Golongan-golongan tersebut mendukung usaha mencapai tujuan primer dengan
maksud agar tujuan pribadinya dapat di penuhi.dalam hal ini tugas
manejer adalah memenuhi tujuan masing-masing golongan dari pada penghasilan
perusahaan,sehingga dapat memelihara dukungan mereka dalam mencapai tujuan
primer perusahaan.meskipun manejar dapat memberikan kepuasan lebih
banyak kepada satu golongan dengan mengurangi kepuasan golongan
lainnyai,namun tujuan primer perusahaan tidak dapat dikurangi.
Disamping tujuan ekonomis seperti tersebut dimuka terdapat juga tujuan pribadi
non-ekonomis, seperti inginan untuk maju,perstise,status hubungan social,dan
laen-laennya. Tujuan kolateral social bersipat lebih luas untuk kepentingan
masyarakat, misalkan : membayar pajak meskipun perusahaan bukan kantor
pemerintah, pemberian bea-siswa meskipun perusahaan bukan lsembaga pendidikan.
3. Tujuan pelayanan sekunder.
Tujuan ini merupakan nilai-nilai yang diperlukan oleh perusahaan untuk mencapai
tujuan primer
Contoh :
1. Bagian
pemeliharaan dari suatu pabrik sebenarnya tidak memberkan sumbangan secara langsung
terhadap penciptaan distribusi atau pembelanjaan barang dan jasa,tetapi
mempermudah pekerjaan fungsi-fungsi tersebut,sehingga kegiatan perusahaan lebih
ekonomis.
2. Bagian
staf juga menyumbangkan tujuan sekunder dengan memberikan ide-ide kepada bagian
operasi dalam organisasi perusahaan.
3. Staf
hokum juga menyumbangkan tujuan sekunder dengan memberikan nasehat-nasehat
hukum.
Tetapi
secara umum tujuan perusahaan sering dapat berupa:
1.
Mencapai keuntungan maksimal
2.
Mempertahankan kelangsungan hidup
3.
Mengejar pertumbuhan
4.
Menampung tenaga kerja.
Untuk dapat mencapai berupa tujuan yang telah diuraikan dimuka maka perusahaan
harus pandai dalam mengelolah factor-faktor produksi atau sumberdaya yang ada
dalam perusahaan.
Factor-fator produksi tersebut yaitu : ‘’5 M’’ (men,materials, machines methods
money) atau tenaga kerja, tahan baku, mesin, metode dan uang atau modal.
Kelima factor itu harus dikembangkan semaksimal mungkin oleh pengelolah
perusahaan (manajer) dengan mengunakan fungsi atau aspek-aspek manajemen.
Yaitu :
1.
Perencanaan
2.
Pengorganisasian.
3.
Pengarahan.
4.
Pengkoordinisasian.
5.
Pengendalian.
Seringkali kelima factor produsi tersebut ditambah lagi dengan
“market”(pasar) jadi jumlahnya menjadi enam factor.
Manajem juga mengunakan metode ilmia dan seni dalam setiap pendekatan atau
penyelesaian masalah. Metode ilmiah pada hakekatnya meliputi urutan kegiatan
sebagai berikut :
1. Mengetahui
adanya permasalahan/persoalan.
2. Mendefinisikan
permasalahan/persoalan
3. Mengumpulkan
fakta,data dan informasi.
4. Menyusun
alternatif penyelesaian.
5. Mengambil
keputusan dengan memilih salah satu alternatif penyelasaian.
6. Melaksanakan
keputusan serta tindak lanjut.
Manajemen mempunyai lima fungsi yaitu : perencanaan,pengorganisasian,
pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian. Kemudian terdapat
aktivitas khusus merupakan bagian dari suatu proses manajemen dan
aktivitas tersebut dilakukan untuk mencapai sasaran yang ditetapakn
sebelumnya. Pelaksanaannya berlangsumg dengan bantuan manusia
dengan sumber daya lainnya.
Dengan demikain dapat kita ketahui bahwa dalam melaksanakan fungsi-fungsi
manajemen tersebut dibutuhkan kecakapan dan keterampilan merencanakan
mengorganisasi, mengkoordinasi, mengarahkan, dan melakukan pengendalian semua
kegiatan perusahaan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa setiap perusahaan mempunyai tujuan
primer untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan oleh konsumen dengan
melihat tujuan sekunder yang menyangkut kepentingan pemilik, manejer, pekerja,
dan masyarakat umum.
Dalam hal ini manajemen berpedoman pada system pemikiran yang menetapkan suatu
hubungan logis antara konsepsi-konsepsi yang menyangkut tujuan perusahaan
dengan prinsip fungsi dan factor yang dipergunakan untuk mencapai tujuan
tersebut.
Oleh sebab itu manajemen sangat berpengaruh terhadap pemikiran eksekutif dalam
mengambil kebijakan dan keputusan untuk mencapai tujuan yang diinginkan,
memilih prioritas kegiatan yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah-masalah
yang dihadapinya serta pendayagunaan pekerja eksekutif.
Di sini manajemen mengandung dua unsure yaitu :
1.
Konsepsi-konsepsi nilai
2.
Faktor-faktor perusahaan
konsepsi-konsepsi nilai dalam manajemen meliputi keyakinan –keyakinan
sebagai berikut :
1.
Pemberian kepuasan pada konsumen merupakan tujuan
primer dari perusahan/manajemen dan keuntungan merupakan penghargaan yang tepat
bagi perusahaan yang berhasil dalam mencapai tujuan primer tersebut.
2.
Tujuan primer perusahaan harus di
prioritaskan terlebih dahulu dari pada kepentingan pribadi, pemilik,
manajer, dan karyawan.
3.
Pentingnya digunakan metode ilmia sebagai dasar
untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam perusahaan.
4.
Perlunya pengkajian terhadap prinsip-prinsip
kepemimpianan eksekutif
5.
Standar etika yang baik merupakan dasar hubungan
usaha
6.
Adanya hak pekerja untuk mengadakan
perjanjian-perjanjian kerja sama secara kontektif
7.
Pentingnya memelihara inisiatif perseorangan
dan kebebasan bertindak
8.
Kewajiban pemilik dan manajemer untuk mengembangkan
teknologi serta krmajuan teknologi.
Keyakinan-keyakinan itu dapat dituangkan menjadi pedoman kerja manajar dalam
pengambilan keputusan. Kemudian selain menetapkan konsepsi nilai,nilai
manajemen juga merupakan factor-faktor pokok yang ada di lingkungan perusahaan,
sehingga perlu di pertimbangkan ,di perhitungkan dan di kembangkan.
Menurut literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen
mengandung 3 pengertian.
Dalam Encylopedia of the social Science dikatakan bahwa, “Manajemen adalah
suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan
diawasi”.
Haiman mengatakan, “ manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui
kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan
bersama”.
Sementara,
“ George R. Terry mengatakan: “manajemen adalah pencapaian tujuan ditetapkan
terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain”
Disimpulkan 3 poin penting dalam definisi-definisiDari ketiga definisi tersebut
dapat tersebut.
1.
Adanya tujuan yang ingin dicapai
2.
Tujuan dicapai dengan mempergunakan kegiatan
orang-orang lain
3.
Kegiatan-kegiatan orang lain itu harus dibimbing
dan diawasi.
Definisi manajemen yang lebih komprehensif, yaitu : suatu proses yang terdiri
dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan
pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan
yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya
lainnya.
Dalam pengertian yang kedua, manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang
melakukan aktivitas manajemen. Dapat disimpulkan bahwa “segenap orang-orang
yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen
Dalam art singgular atau tunggal disebut manajer Manajer adalah pejabat
yang bertanggung jawab atas terselenggaranya aktivitas-aktivitas manajemen agar
tujuan unit yang dipimpinnya tercapai dengan menggunakan bantuan orang lain.
Sarana-sarana manajemen, Sarana atau alat manajemen tidak hanya terdiri dari
orang atau manusia saja. Untuk mencapai tujuan , para manajer menggunakan “6 M”
yang meliputi: Sarana (tolls) atau alat manajemen untuk mencapai tujuan adalah
men, money, materials, machines, methods dan market. Kesemuanya disebut sumber
daya. Man dan machine, dua sarana manajemen yaitu:
1.
Sarana penting atau sarana utama dari setiap manajer
untuk mencapai tujuan yang ditentukan terlebih dahulu adalah manusia (men and
women)Berbagai macam aktivitas manajerial meliputi planning,organizing,
staffing, directing dan controlling. Bahkan pada tahap proses produksi,
penjualan, keuangan, personalia dan sebagainya itu manajer membutuhkan manusia.
Ingat! Manajer adalah orang yang mencapai hasil melalui orang lain.
2.
Sarana manajemen yang kedua adalah uang (money).
Untuk melakukan berbagai aktivitas diperlukan uang, seperti upah atau gaji bagi
staff yang membuat rencana, pengawas, bagian produksi. Untuk membeli peralatan,
bahan dsb.
Uang sebagai sarana manajemen harus digunakan sedemikian rupa agar tujuan yang
ingin dicapai bila dinilai dengan uang lebih besar dari uang yang digunakan
untuk mencapai tujuan tesebut.
Kegagalan
atau ketidak lancaran proses manajemen sedikit banyak ditentukan atau
dipengaruhi oleh perhitungan atau ketelitian dalam menggunakan uang
Dalam proses pelaksanaan kegiatan manusia menggunakan bahan-bahan
materials.karenanya dianggap sebagai alat atau sarana manajemen untuk mencapai
tujuan.
Contoh : pemanfaatan kemajuan tekhnologi di bidang mesin industri memudahkan
manusia dalam melakukan pekerjaannya. Untuk melakukan kegiatan – kegiatan
secara berdaya guna dan berhasil guna, manusia dihadapkan kepada berbagai
alternatif (metode) cara, dalam melakukan pekerjaan.
Misalkan dengan mengadakan ceramah bervariasi, pelatihan metode kasus, metode
insiden, role play dsb diadakan untuk tujuan pendidikan tertentu. Sarana
manajemen penting lainnya adalah pasar (markets) terutama yang bergerak di
bidang industri atau badan yang berorientasi laba/ keuntungan. Tanpa adanya
pasar bagi hasil produksi , jelas tujuan perusahaan industri tidak mungkin akan
tercapai.
Masalah pokok bagi perusahaan industri adalah minimal mempertahankan pasar yang
sudah ada, bila mungkin berusaha mencari pasar baru bagi hasil produksinya.
FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di
dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam
melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali
diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal
abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang,
mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini,
kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.